MABES TNI
Sistem Intensifikasi Lebih Efektif Tingkatkan Panen Udang Dibanding Tambak
Tanggal: 10/08/2020 10:13 WIB, Katagori: LAIN LAIN
Latitude: 6°10'45.239" LS, Longitude: 106°50'4.195" BT


Pusinfomar TNI - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), terus berupaya menggenjot produksi udang vaname demi meningkatkan devisa negara di tengah pandemi Covid-19. Salah satunya dengan memperluas penerapan intensifikasi dalam budidaya udang bernilai ekonomis tersebut.

     Menteri KP Edhy Prabowo mengatakan, penggunaan sistem intensifikasi lebih produktif dibandingkan tambak yang pengerjaannya secara tradisional. Mengingat hasil udang yang diperoleh pembudidaya dengan cara anyar ini jauh lebih tinggi. "Kalau dulu itu 10 hektare lahan dapatnya hanya 1 ton udang. Tapi sekarang 1 hektare lahan bisa menghasilkan 10 bahkan ada yang 20 ton“, katanya dalam launching Buku Besar Maritim Indonesia (BBMI) dan Bank Genetik Ikan (BGI) Indonesia di Kantornya, Jumat (7/8/2020).

     Selain itu, sambung Edhy, intensifikasi juga lebih ramah lingkungan dan ekonomis karena tidak membutuhkan lahan yang luas. Sehingga beban operasional yang dikeluarkan pembudidaya bisa ditekan. Oleh karena itu, pihaknya terus mendorong penggunaan intensifikasi dalam budidaya udang vaname di sejumlah daerah. Terlebih permintaan akan udang bernilai jual tinggi ini sangat tinggi baik di dalam maupun luar negeri. "Permintaan udang ini sangat tinggi. Tetapi produksi udang nasional baru berkisar 1 juta ton per tahun. Maka, Ini potensi kita merebut pasar dunia“, tukasnya.

https://www.liputan6.com/bisnis/read/4325070/sistem-intensifikasi-lebih-efektif-tingkatkan-panen-udang-dibanding-tambak






 
PENGUNJUNG
Hari ini 103
Kemarin 192
Minggu ini 1174
Bulan ini 4762
Seluruhnya 27011
IP Anda : 3.228.10.17
Browser :

 
Suported By:

Copyright © PUSAT INFORMASI MARITIM

Jl. Dr. Sutomo No.11, Ps. Baru, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat
Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10710

Contact Us:
Email. pim@pusinfomar-tni.mil.id
Phone: +62 21 22037740
Fax: +62 21 22038176